Entri Populer

Minggu, 07 Agustus 2011

Harga Lada Dunia Turun


Analisis Perkembangan Harga Hitam di dunia

Selasa, 12 Juli 2011

Harga Lada Turun

Pada penutupan perdagangan di NCDX (National Commodity and Derivatives Exchange), harga Lada berjangka mengalami penurunan (11/07). Harga Lada untuk penutupan Juli 2011 ditutup pada level harga INR26.754 per ton dari harga sebelumnya INR26.933 per ton. Penurunan harga Lada dipengaruhi akan bertambahnya pasokan Lada asal Lampung. Namun penurunan harga Lada diprediksi tidak akan berlangsung lama karena di negara produsen Lada lainnya seperti Malaysia dan Sri Lanka pasokan Lada justru akan berkurang akibat pengaruh cuaca. Adanya musim hujan. Pada bulan April 2011, Amerika Serikat mengimpor Lada sebesar 5.286 ton (4.075 ton Lada Hitam, 534 ton Lada Putih dan 677 ton Lada tanah). Selama Januari-April 2011, Indonesia merupakan negara pemasok Lada hitam dan putih diimpor oleh Amerika Serikat, Indonesia memasok 8.560 mt hitam (58%) dan 1.017 ton dari Lada putih (63%), diikuti oleh Brasil dan India untuk hitam dan oleh Vietnam untuk Lada putih.

Sementara itu, transaksi komoditas Lada putih di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), meningkat seiring memasuki musim panen Lada. Transaksi Lada putih di tingkat pedagang pengumpul mencapai 200 kilogram per hari jika dibandingkan transaksi bulan sebelumnya hanya 20 hingga 40 kilogram per hari. Saat ini, harga Lada mencapai Rp 67.000 per kilogram dibandingkan harga sebelumnya Rp 62.000 per kilogram. Diperkirakan transaksi Lada putih akan terus meningkat mendekati bulan puasa karena masyarakat membutuhkan banyak biaya untuk membeli kebutuhan menyambut puasa dan lebaran.

sumber: Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar